7 Jenis teknologi pengisian baterai (Charging)

Daftar Isi [Lihat]

 Teknologi pengisian baterai - Susah kenal dengan istilah Vooc Charging , Fast charging dan lainya.

Pada prinsipnya terdapat banyak jenis teknologi pengisian baterai smartphone. Yakni ini berkaitan dengan kemampuannya dalam mengisi daya ke baterai.

Teknologi baterai yang mendukung dengan pengisian cepat ada juga yang memiliki kecepatan standard.

Teknologi pengisian baterai Smartphone.

Teknologi pengisian baterai

Memiliki semartohone atau telepon genggam terkadang kita tidak tau jenis baterai apa yang di gunakan. Teknologi apa yang di pakai pada baterai tersebut.

Memang bukan sebuah keharusan, pasalnya ketika kita beli baterai atau menggantinya , umunya yang di sebut adalah "Berdasarkan Merek hp dan tipe nya".

Pada pembahasan sebelumnya saya telah menbahas cara cek tipe dan jenis baterai, berikutnya pembahasan kali ini terkait dengan teknologi pengisian yang di gunakan.

Pengisian (Charging) dan Teknologi pendukungnya.

Pada umunya semakin besar daya tampung baterai maka memungkinkan akan semakin lama dalam pengisiannya.

Dan seiring dengan perkembangan teknologi, kini ponsel pintar telah banyak yang sudah di dukung dengan pengisian cepat.

Secara penamaan memiliki perbedaan , mulai Vooc Charging, fast charging dan lain sebagainya.

Hal ini sangat penting dalam mempengaruhi pengisian daya.

Sehingga menjadikan daya tampungan pada baterai mampu terisi dengan cepat.

Adaptor dan Proses Charging.

Adaptor cas / charger menjadi salah satu komponen penting untuk mendukung pengisian daya.

Disni terkadang pengguna lupa pentingnya memakai yang asli / original. Hal ini dapat menyebabkan banyak hal, diantaranya adalah suplai daya ke baterai.

Kecepatan transfer memiliki spesifikasi yang berbeda, beda. Sehingga jika ponsel kamu telah memiliki spesifikasi fast charging terus menggunakan adaptor lain yang tidak mendukung fitur tersebut, tentu akan menjadi lama.

Terlepas dari durasi cas, hal lain juga bisa berpotensi terhadap kerusakan baterai atau error'. Tegangan output yang dihasilkan masing masing adaptor biasanya berbeda, sehingga penting sekali untuk memperhatikan hal tersebut.

Berkat teknologi pengisian daya cepat, memungkinkan baterai bisa terisi penuh dengan waktu yang sangat singkat.

Hal ini biasanya tergantung dari tipe.dan merek ponsel.

Secara penamaan juga berbeda, ada yang di sebut sebagai Fitur VOOC chargung di hp Oppo, atau super charging di hp Huawei dan fast charging di xiaomi dan Samsung.

Pada prinsipnya semua teknologi pengisian daya diatas menawarkan kecepatan atau cas secara singkat dengan hasil optimal.

Dan berikut istilah dan teknologi charging yang telah tersebar sesuai dengan brand dan chipset.

1. VOOC teknologi.

Merupakan teknologi pengisian cepat yang telah di kenalkan oleh Oppo Smartphone.
Tidak semua tipe Oppo memiliki kemampuan tersebut.
 
Teknologi ini memungkinkan pengguna dapat mengisi daya baterai dengan waktu yang sangat singkat.

Di gadang gadang dapat mengisi baterai hingga penuh 100% kurang dari 1jam.

Teknologi ini terus di kembangkan , saat ini telah memiliki generasi berikutnya yang di beri nama Super VOOC yang bisa mengisi daya kapasitas baterai 4000mAh hanya dalam waktu 30 menit.

2. Super Charge .

Adalah teknologi yang di kembangkan oleh Huawei sebagai pengisian cepat.

Di beberapa Smartphone Huawei penggunanya dapat secara cepat mengisi daya dengan penuh.

3. Quiq Charging 

Penamaan selanjutnya adalah yang biasa di gunakan pada ponsel berbasis chipset Qualcomm.

Namun hal tersebut tidak sepenuhnya , hanya di beberapa merek dan tipe saja tergantung dari spesifikasi.

Merupakan teknologi pengisian singkat yang sudah cukup berkembang , mulai dari Quiq Charging 2.0,3.0 sampai 4.0.

Umumnya jika ponsel yang sudah mempunyai teknologi cas baterai secara singkat memiliki harga yang relatif lebih mahal.

4. Vivo - Dual-Engine Cas Charging.

Dual engine cas adalah teknologi yang di bawa oleh Vivo sebagai andalan pengisian baterai.

Sama halnya dengan merek lainya, pada ponsel Vivo juga tidak secara menyeluruh mendapatkan fitur ini.

Hanya di berapa tipe saja, tentu sama,. Pada umunya memiliki harga lebih mahal di bandingkan dengan lainya.

Proses pengisian cepat di teknologi ini di tengarai oleh dua IC cas yang di milikinya.

5. Super Charge Turbo 100 Watt.

Merupakan menjadi penamaan yang di usung oleh Xiaomi. Meskipun telah banyak juga yang sudah memakai istilah fast charging.

Secara fungsi juga sama dengan teknologi lainya, yakni sebagainya sumber pengisian daya yang mampu menyingkat waktu.

6. Wireless charging.

Teknologi ini masih cukup jarang di jumpai. Yakni kemampuannya menunggu daya tanpa harus mengunakan kabel daya, yakni melalui jaringan tanpa kabel memungkinkan ponsel dapat di cas.

Teknologi ini umunya hanya bisa di temukan pada beberapa perangkat seluler yang memiliki harga relatif mahal.

Wireless charging juga telah banyak tersebar di berbagai merek, mulai dari up Samsung, Oppo, Vivo maupun lainya.

7. Reverse Charging.

Merupaka kemampuan perangkat melakukan transfer daya ke hp lainya .
Hp tersebut bisa menjadi sumber arus listrik dan mengisi ke ponsel lain.

Saya tanya kedua ponsel pengirim dan penerima telah mendukung OTG.

Keren banget bukan, ketika bateri hp habis bisa di cas pake hp lain yang sudah mendukung teknologi reverse charging.

Itulah 7 teknologi pengisian baterai pada smartphone yang bisa kami sampaikan. Semoga bermanfaat.

0 Response to "7 Jenis teknologi pengisian baterai (Charging)"

Post a Comment

Iklan paling Atas

Iklan Tengah konten 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel