Logika tes asah otak lucu Bikin mikir sambil ngakak ,negselin yang tak terkalahkan

Apapun yang saya posting disini adalah sebuah hiburan ,dari pada membaca 'yang jelas, mendingan yang gak jelas dong...

Lah iya,absrut banget deh,apa sih yang akan di bahas kok judulnya udah ngeselin dan ambigu yak..? Iya saat ini mimin lagi diem - diem aja dirumah,patuh sama pemerintah ya gaes untuk memutus mata ratai penyebaran covid-19 .

Di tengah pandemi saat ini pastikan jaga kesehatan,jaga diri,jaga ayam,jaga kambing,jaga rumah dan jaga bacaan.

Apa itu jaga bacaan,yakni tetap bijak dalam menyikapi segala hal yang berkaitan dengan informasi tersebar pada sosial media. Pastikan tidak membagikan sebelum memastikan kebenarnya..

Ok,kita skip tentang corona dan penyebaranya,pastikan #dirumahaja untuk memutus mata rantai mata rantai Covid19.

Mimin mau membahas apa yahh..?
kali ini mimin akan membuat banyolan,anggap saja tes asah otak yang untuk lucu lucuan mengisi kegiatan pandemi.
Mengasah otak tentang waktu

Tes asah Otak lucu tentang fakta menarik sehari hari.

Jadi begini,, dalam kehidupan tidak akan lepas dari masalah waktu. Dan apa pengertian waktu?

Waktu adalah, atau di kenal juga dengan "Masa" menurut pengertian yang mengacu pada KBBI 1997 Adalah serangkaian seluruh ketika proses, pembuatan atau keadaan yang berlangsung.

Dalam hal ini adalah "jumlah lamanya masa proses", skala waktu interval antara dua buah keadaan mapun kejadian. Suatu kejadian yang telah berlangsung.

Apakah waktu sebelum kejadian bisa diukur? 

Untuk menjawabnya kita perlu membedah atau memahami konsep waktu.

Jika waktu merupakan serangkaian ketika proses dari kejadian, atau yang mengacu pada interval 2 buah keadaan saat berlangsung suatu benda, lamanya ketika melakuakan sesuatu, tempo, peluang,Ketika saat, keadaan hari yang di tentukan berdasarkan dari pembagian bola dunia.

Maka dari situ artinya waktu yang belum terjadi bisa diukur. 

Tidak hanya itu, teori terkait menghitung waktu yang belum terjadi bisa kita ambil contoh dari pelajaran matematika "Waktu tempuh perjalanan". 

Apabila merujuk kamus Kontemporer Arab - Indonesia menerangkan bahwa waktu merupakan masa atau zaman. 

Sedangkan berdasarkan ilmu fisika waktu merupakan dimensi yang memungkinkan membedakan dua peristiwa identik tetapi berlainan yang berlangsung dalam titik yang sama dalam ruang interval. 

Dari dua interval ruang tersebut mebentuk bentangan pengukuran dasar waktu. 

Peristiwa waktu sesuai dengan rotasi bumi ( Putaran bumi pada sumbunya) menghasilkan satuan jam atau hari. 

Sedangkan peradaranya mengelilingi matahari dari titik awal edar hingga sampai ke titik semula menghasilkan tahun, ini yang biasa kita dapat pada satuan kalender. 

Dan pada tujuan ilmiyah waktu didefinisikan dalam istilah frekwensi, merupakan suatu radiasi elektromagnetik tertentu (detik). 

Plis jangan dibaca terus nanti kamu pinter nglujak!  :) 

Pembahasan waktu juga telah dibahas dalam kosep Al-quran yang terdapat pada ayat berbagai term. Contohnya : "Ajal"  dari teminologi maknanya kata ajal adalah segala sesuatu yang mempunyai batas ahir sesuai dengan (waktu). 

Sehingga tidak ada yang kekal kecuali Allah SWT.  Dan kata "Dahr" memiliki makna bahwa seluruh sesuatu yang pernah tiada, menjadikanya terikat oleh masa / waktu (dhar) °

Dan kata "Waqt" memiliki makna sebagai batas ahir suatu kesempatan untuk menyelesaikan suatu peristiwa kegiatan.

Peristiwa ini tergambar dalam tentang pembagian waktu sperti detik, menit jam, hari, minggu, bulan, tahun, abad, windu, dan sebagainya. 

Pandangan waktu dari aspek ilmu sosial
Merupakan sebuah fenomena sosial yang terjadi dalam rentang tertentu yang dapat di konversi menjadi nilai yang mempunyai satuan jam, detik, hari dll.

Kesimpulanya semuanya berada dalm ruang waktu yang tidak dapat di lepaskan.

Waktu memiliki sifat dinamis, sehingga ruginya kita jika menjalani hidup sosial dengan sifat statis, perubahan kehidupan menjadi lebih baik adalah hal yang tepat berada dalam ruang waktu. 

Pengukuran waktu

Mulai masuk ke bab pengukuran waktu, yakni bisa dibuat dengan mengacu pada peristiwa yang mempunyai interval serta peristiwa.

Peristiwa alamiyah yang menyediakn titik paling sederhana adalah peredaran astronomi yang menghasilkan siang malan dan pergantian musim.

Konsep matahari dan terbenam, pagi, siang sore, malam terbagi tidak dalam satu waktu. Begitu juga pergantian musim, sehingga timbul pertanyaan..

Apakah waktu adalah sama?? Bagaimana penjelasanya..

Waktu secara universal diakui adalah bulan, yakni berdasarkan peredaran bulan selama 29 hari atau 30 hari. 

Alat teknis yang mampu mengukur waktu pertama berasal dari Babilonia dan mesir pada ribuan tahun sebelum masehi.

Sejarah menyatakan temuan jam di eropa di tahun pertengahan abad ke 14M. Penggunaan jam ketika itu hanya bisa dimiliki oleh orang kaya saja, produksi arloji secara masal oleh pabrik swiss dan AS yang dapat menjadi alat membedakan waktu berdasarkan kejadian alamiah yang di konversi ke satuan wakt.

Pembagian hari adalah menjadi 12 Jam, dan dalam 1 Jam adalah 60 menit serta dalam 1 menit adalah 60 detik berdasarkan sistem zodiak di zaman yunani kuno pada pertengahan abad ke 14.

Pandangan mengenai waktu dapat dibedakan berdasarkan aspek-aspek berikut:

Pertama. Tingkat kesadaran akan adanya waktu, ini adalah tanda paling umum, yang mana di satu sisi ditunjukan oleh obsesi mengenai waktu, aliran waktu, berlalunya waktu, keterbatasan waktu dengan pepatah “waktu adalah uang". Di sisi lain sikap acuh tak acuh, mengabaikan waktu.

Kedua. Kedalaman kesadaran tentang waktu, ada kalanya hanya waktu terdekat saja yang disadari. sedangkan waktu jangka panjang kadang tidak disadari.

Ketiga. bentuk aliran waktu, melingkar atau lurus. Pandangan linier lahir dari ajaran kristen tentang penebusan dosa dan keselamatan di masa datang, sedangkan pandangan melingkar cocok dengan fakta kehidupan sehari-hari yang lebih banyak perhatian pada roda kehidupan yang terus berputar.

Keempat. Penekanan pada masa lalu atau masa mendatang adalah cara memikirkan bagaimana masa depan.

Masyarakat telah menjadikan waktu sebuah alat pengukur, pengorganisir aktivitas manusia. Oleh sebab itu waktu mendapat kualitas otonom yang menakjubkan serta tidak lagi menjadi instrumen atau alat.

Keberadaan waktu juga di deklarasikan menjadi sebuah variabel hari, senin selasa, rabu, kamis, jum'at, sabtu minggu.

Dan dalam satu hari memiliki rentang waktu 24 jam, sedangkan waktu juga di deklarasikan memiliki variabel minggu, bulan.

Dalam 1 Minggu 7 hari, dan dalam 1 bulan mempunyai 4 Minggu,dan seterusnya menjadi bulan, tahun, dst seperti yang telah dijelaskan diatas.

Lalu mari kita simak beberapa kekonyolan waktu pada kehidupan sosial. 


Sebagai mengasah kecerdasan, saya ingin sekali memikirkan tentang kejadian sosial dalam kehidupan mengenai ketentuan waktu. 

Kita bedah telebih dulu yang sering kita ucapkan yakni, hari, jam, minggu, bulan, tahun. Ya,, segitu saja dulu..

Setelah membaca dan mengulas kebenaran kini saya bahas beberapa ketidaktepatan dalam pengucapan maupun penyebutan dalam rentang waktu. 

Dalam kehidupan sosial terdapat aturan kerja yang memiliki interval waktu sesuai dengan aturan.
Pembagian waktu kerja biasanya mulai jam 7 pagi hingga jam 4 Sore.

Terkesan tidak ada masalah apa apa sih, tapi ketika menjadi obrolan sosial, begini..

1 Hari 24 Jam
1/2 hari = .. ?
Idealnya adalah
1/2 Hari = 1 hari / 2
= 24 / 2 : 12 Jam.

Dan keren nya dalam dunia interaktif sosial banyak mengucapkan "Kerja setengah hari"
Berarti, masuk jam 7 pagi pulang jam 12 siang.

Fix setengah hari = 6 Jam.

Berangkat kerja masuk jam 7 pulang jam 5 = 1 hari


Eps Tahun.

Dalam 1 Tahun ada 360 Hari.
Dalam 1 minggu ada 7 hari
Dalam 1 Bulan ada 4 Minggu.

Sampai disini clear gak ada masalah.

Tapi,
Dalam 1 minggu ada 7 Hari, dan dalam 1 Bulan ada 4 Minggu, dan dalam 1 Tahun ada 12 Bulan.

1 tahun??
7x4 = 28 hari (1 Bulan).
28 x12 = 336 Hari????

Jadi 1 Tahun = 360 hari.

Apa iki yang namanya THR / GAJI 13 yak, 24 Hari ilang.

Episode minggu.

Dalam 1 Minggu Ada 7 Hari,dalam satu Bulan ada 4 Minggu.

Berarti dalam satu Bulan 7 X 4 : 28.

Fix 1 Bulan : 30 hari.
Masalah..

Setelah menjabarkan panjang waktu, mulai dari peradaran bumi mengitari matahari, putaran bumi pada porosnya maka hal tersebut memang cukup ganjal..

Apakah yang bisa menjelaskan secara ilmiyah korelasi selisih jumlah hari dalam 1 bulan, dan jumlah waktu dalam 1 tahun.

Itulah ke koplakan saya, semoga tidak bermanfaat. 

0 Response to "Logika tes asah otak lucu Bikin mikir sambil ngakak ,negselin yang tak terkalahkan"

Post a comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel