Cara merawat sandal jepit dan agar tidak tertukar

teyeng.com - Masih bersama kami team teyeng membahas hal yang tidak penting untuk menjadi sesuatu yang menyenangkan.

Prett...
Apapun itu, tujuan saya menulis adalah sebagai media hiburan membaca dari pada membaca berita hoax dan hasutan kebencian.

Sandal jepit, kenapa ini menarik saya bahas? Merupakan alas kaki seribu umat sederhana.

Punya sandal jepit, sudah tau cara merawatnya..? Tidak seperti sandal mahal, cara merawat sandal jepit sangat mudah kok.

Pernah juga pada post sebelumnya di bahas tentang cara memakai sandal jepit. Logika saja, tidak ada yang belum bisa apabila sidaj dewasa. 

Kecuali balita, mungkin kesulitan.. 

Pembahasan konyol, unik tetapi memiliki makna penting didalamnya,.itu dari prespektif penyajian kami. 

Berikutnya,.. Merawat.


Rawat sandal jepitmu dan jaga baik-baik.


Serangan jamur akan menjadikan buluk, tidak elegan untuk pemakaian siang, malam, pagi, sore.

Selen, dalam bahasa jawa ini sebuah kata yang menyatakan bahwa sandal yang di gunakan ketukar. 

.. Ketukar sama sandal kulit bermerek? 

Ya engga lah, artinya ketukar antara berbeda sandal jepit lainya sehingga warna, ukurannya beda. 

Ini sering terjadi di kalangan para lansia, bukan hanya faktor lupa saja, melainkan biasanya sengaja. 
.. Kronologinya begini. 

Jadi, biasanya ketika sandal satu putus dan sudah tidak bisa di perbaiki maka ia mencari sandal pasangan lainny meskipun berbeda merek, warna dan ukuran sekalipun. 

Eman-eman sautnya, begitulah cara mereka mengajarkan kesederhanaan dan tidak malu terhadap apa yang mereka miliki. 

Tidak malu, selagi itu milik sendiri dan tidak merugikan orang lain. Justru mungkin akan malu jika berpura-pura, mengenakan barang bagus, sendal bagus tetapi bukan miliknya. 

Bangga dengan apa yang kita punya dan jangan iri terhadap orang lain miliki. 

Tips sukses agar sandal tidak tertukar. 


Saking banyaknya penggunanya, alas kaki yang satu ini di produksi secara masal bentuk ukuran maupun warna memiliki kesamaan. 

Artinya, ketika dalam pertemuan, pengajian, atau ke masjid, musola dan tempat umum lainya akan berpotensi besar tertukar dengan milik orang lain. 

Berikut tipsnya.. 

  • Beri tanda  sandal anda dengan mencoak / sayat di bagian ujung depan membentuk huruf V (kanan-kiri). 
  • Ukir, anda juga bisa mengukir di bagian belakang pas di area tumit dengan membentuk huruf kek, angka kek, tand love kek, tanda lahir kek dan lainya. 
  • Memberi tali, ini cukup mainstream di kalangan sandal jepit lover yang sudah senior di yang usianya sudah 70th an. 
  • Di Cat warna Hijau, ups terserah sih warna apa... Tapi ini ampuh untuk memberikan tanda khusus sendal jepit anda. 

Atau anda punya ide lain,.? Yang lebih kerenlah.. Kayak di balik posisi alas menjadi diatas, dan lainya.

Tahap memberi tanda sudah selesai, berikutnya point inti yakni cara merawat. 

Merawat sandal tidak seperti merawat binatang peliharaan. 
Cara rawat sandal agarawet
Sandal keramat

Ngga perlu repot-repot perawanya, yakni cukup sering di cuci saja sikat secara merata beres!! 

Udah ah gitu, udah pegel ngetiknya.. :D

Apa yang dapat di petik dari artikel yang tidak mutu ini?

Saya tegaskan,yakni belajar menghargai apa yang kita miliki. Meskipun tidak punya sandal bermerek tidak perlu kecil hati, bangga dan rawat apa yang kita punya. 

0 Response to "Cara merawat sandal jepit dan agar tidak tertukar"

Post a comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel