Cara Mendirikan karang taruna

Pedoman Dasar karang Taruna / Langkah Mendirikanya

Salah satu organisasi kepemudaan atau kemasyarakatan yang mampu menjadi salah satu wadah dalam pengembangan karakter individu adalah "karang taruna". Akan tetapi organisasi tersebut tidaklah ada begitu saja, melainkan melalui beberapa tahapan tahapan yang harus dilaksanakan.

Setelah tahapan tahapan pembentukan dalam sebuah organisasi tersebut dilaksanakan sampai dengan terbentuknya organisasi maka setiap individu meiliki tanggung jawab terhadap apa yang ada menjadi suatu komitmen organisasi tersebut.

Peran masyarakat / pemuda dalam suatu desa dalam suatu desa ataupun suatu negara bukanlah hal yang sepele tanpa masyarakat atau pemuda sebuah desa atau negara bukanlah apa apa , kemajuan suatu desa dan negara tidak hanya terletak pada suatu lembaga tertentu,akan tetapi didalamnya ada ikut serta pemuda dan masyarakat yang peduli dan memiliki jiwa sosial yang tinggi.

Karang Taruna sendiri merupakan sebuah organisasi pemuda / kemasyarkatan, yang  merupakan program resmi dari Pemerintah yang tertuang dalam Undang - undang, oleh sebab itu hendaknya  organisasi tersebut juga harus mempunyai legalitas dan proker yang jelas sehingga perlu disiapkan beberapa aspek.
Untuk memeperjelasnya mari kita baca selanjutnya tentang pedoman dasar dari karang taruna itu sendiri.


Pedoman dasar karang taruna.

Cara Mendirikan karang taruna

Pedoman dasar organisasi pemuda / masyarakat tentu harus terkonsep dengan baik dan benar sesuai dengan aturan yang ada karena karang taruna itu sendiri bukanlah orgnisasi yang lahir begitu saja melainkan memiliki pondasi dasar yang telah di aturoleh Undang-undang negara republik indonesia.


Baca juga Pembentukan organisasi kepemudaan desa sesepan

Berikut ini Pedoman dasar karang taruna:

1. Musywarah Pemilihan

Hal yang paling mendasar  dalam mendirikan karang taruna melakukan rapat atau musyawarah pemilihan pengurus karang taruna yakni pemilihan Ketua dan Pengurus dari organisasi karang taruna. 

Perlu ditekankan kembali adanya suatu musyawarah adalah untuk mufakat menemukan pengurus yang berkompeten,dalam kepengurusanatau mengeman suatu tugas dan kuajiban bukan hanya sekedar voting.

Untuk segala kepengurusanyadi tentukan sesuai dengan kriteria berdasarkan penilaian kemampuan dan kepribadian dari individu calon / anggota yang di anggap berkompeten. 

Hal -Hal yang perlu dipersiapkan dalam agenda musyawarah pemilihan / penentuan yakni susunan acara meliputi penentuan dewan kehormatan, pengajuan kandidat, kampanye calon (penyampaian profil, visi misi, proker), musyawarah itu penentuan, pembacaan struktur organisasi, aturan dan tata tertib di dalam organisasi.

Persiapan ini dapat dilihat dalam teks moderator pemilhan pengurus karang taruna terkait "Desa Sesepan". Apabila ingin acaranya padat dapat mempesipkan pula teks serah terima jabatan dan berita acara (naskah) serah terima jabatan.


2. Visi dan Misi


Visi merupakan tujuan yang akan dicapai suatu organisasi, sedangkan misi cara - cara untuk mencapai misi tersebut. 
Dalam hal ini Visi dan misi berkaitan erat dengan pengabdian masyarakat tanpa tendesi politik dan bebas intevensi dari pihak pihak terkait.
Salah satu Visi dan misi yang tepat dalam organisasi masarakat karang taruna adalah peningkatan SDM.

Baca:visi misi karang taruna

3. ADART


Anggaran Dasar dan Anggran Rumah Tangga (ADART) karang taruna bisa disahkan hingga hingga Desa,


4. SK

Di ketahui dan di sahkan oleh desa tentunya hal yang wajib di lakukan dalam pembentukan atau adanya karang taruna ,dalam hal ini karang taruna bisa di laksanakan walaupun tingkatan level RT.
Surat Keputusan (SK) terebut juga disahkan sampai tingkat Desa. Selain itu SK juga berisi struktur organisasi.


5. Struktur Organisasi

Dalam organisasi tentu tidak lepas dari struktur,Struktur yang ada di Karang Taruna untuk idealnya yaitu terdapat Penangung jawab (Kepala Desa/ Ketua RT), Pembina, Ketua, Wakil, Sekretaris, Bendahara, Seksi humas, Seksi konsumsi, Seksi Dokumentasi dan Publikasi. Dan ada Hal yang bersifat situasional atau di sesuaikan dengan kebutuhan.


6. Kelengkapan Adminisrasi


Kebutuhan administrasi dalam karang taruna antara lain: Presensi anggota, Iuran anggota,  Surat undangan kumpulan (rapat),teks sambutan ketua karang taruna, teks pembawa acara rapat, teks moderator rapat, teks do'a penutup. 

Diharpakan dengan adanya teks- teks tersebut semua anggota karang taruna dapat belajar mengisi acara pada acara kumpulan rutin.Untuk tempat bisa di sesuaikan dengan kesepakatan dari hasil musyawarah.


7. Program kerja


Program kerja secara umum dapat dibagi menjadi tiga yaitu proker rutin, tahunan, dan stimulan.
Program kerja rutin (bulanan) yaitu kumpulan rutin yang berisi rapat atau edukasi, membersihkan mushola, kerjabakti atau membuat acar workshop kompetensi keahlian. 

Program kerja tahunan yaitu: Lomba Acara kemerdekaan, pemasangan umbul - umbul dan spanduk, pemasangan spanduk idul fitri (Kegiatan hari besar lainya). Bisa ditambahkan kegiatan halal bihalal dan ulang tahun karang taruna. 

Program bersifat Situasional suatu bentuk kegiatan lain yang bisa diadakan secara tiba - tiba misal Gotong royong pada kegiatan tertentu, acara nikahan, pembuatan plang jalan, pembuatan papan nama gang, melengkapi kebutuhan mushola, menjenguk orang sakit dan lain - lain. 

Jika Program situasional memang akan dilaksanakan bisa dimasukan pula dalam rancangan program kerja selama setahun kedepan. 


Dalam Hal ini tentunya dengan berjalanya atau adanya suatu organisasi kemasyarakat mampu menjadi wadah para pemuda dan pemudi dalam melakuakan atau proses pengembangan diri dengan diisi oleh hal hal yang bersifat positif.

Menjadi sebuah desa yang makmur dan memiliki warga yang berkepribadian santun sopan dan ber prinsip serta jiwa sosial yang tinggi terhadap sesama.

Daftar pustaka :http://ristansari.blogspot.co.id/

0 Response to "Cara Mendirikan karang taruna"

Post a comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel